Tetapikalau seseorang memilih cara mencukur, tentu itu dibolehkan." Kesimpulannya: mencukur bulu ketiak dengan tujuan untuk membersihkan hukumnya boleh (mubah). Apalagi jika diniati untuk menjalankan sunah kebersihan akan melaksanakan salat Jum'at. Insya Allah bernilai pahala.
Senamakhwat, atau wanita secara umum, jika dilakukan di dalam ruangan tertutup yang aman dan selamat dari pandangan laki-laki yang bukan mahram, maka tidak masalah. Atau Senam di depan suami sendiri, terserah dan bebas. Maka, senamlah wahai kaum wanita, di ruangan yang bisa dipastikan tidak ada laki-laki ajnabi (asing) yang melihat.
Dalamrangka hari jadi ke-63, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan senam sehat dan kerja bakti di kawasan Edutorium. Fakultas Agama Islam mendapat jadwal kegiatan pada hari Rabu, 24 November 2021 yang turut dihadiri juga oleh Sofyan Anif selaku Rektor UMS. Selain acara kerja bakti, terdapat juga kegiatan senam pagi
66K views, 241 likes, 14 loves, 8 comments, 239 shares, Facebook Watch Videos from Yufid TV: Senam Yoga: Hukum Yoga dalam Islam - Poster Dakwah Yufid TV Hanya 5 menitan! - Link video di Youtube
Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s.
Pertanyaan Ustadzah bolehkah wanita muslimah senam di lapangan terbuka ? Jawaban Ustadzah Nurhamidah, MA. Ketika wanita senam maka perhatikan lah bahwa Tubuh wanita adalah aurat yang perlu dijaga dari pandangan non mahromnya. Sehingga dalam berpakaian perlu diperhatikan jangan sampai membentuk lekukan tubuh. Demikian juga ketika akan senam dan olahraga didepan umum maka kepantasan berpakaian perlu di perhatikan. Gerakan senam juga perlu diperhatikan. Jangan sampai mengundang gerakan erotis ataupun goyangan tubuh yang bisa mengurangi nilai kepantasan seseorang ketika dilihat secara umum. Soal iringan musik juga perlu menjadi pertimbangan. musik & bersenandung. Terjadi khilafiyah antara dalil & ulama baik yang mengharamkannya dan menghalalkan nya. Dengan demikian kita ambil sikap moderat dari fatwa DR. Yusuf Al-qaradawi, yaitu halal tapi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, yaitu – Alat musik pukul tradisional – Syair meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT & Rosul – Ditampilkan di lingkungan segmentasi para wanita lebih sedikit mudhorotnya. – Tidak ada goyangan sensasi dan seronok. Adapun jika senam seorang wanita karena pertimbangan dalam kontribusi dakwah kultural. Maka masalah ini dilihat manfaat dan mudhorotnya. Jika tampilan nya adalah anak-anak belum baligh atau gerakan yg tidak banyak lekukan tubuh bisa jadi ini adalah bagian dakwah kultural Tapi jika penampilan wanita dewasa, dan gerakan tubuh yang dominan maka bisa jadi akan mendatangkan kemudharatan dan berkurangnya nilai kewibawaan. Wallahu’alam
Apakah Berlatih Yoga Dibolehkan dalam Islam? Ilustrasi yoga. JAKARTA - Yoga dipercaya sebagai salah satu cara terbaik menjaga kesehatan fisik dan mental. Namun, apakah sebenarnya jenis olahraga satu ini diperbolehkan dalam Islam? Mohsen Haredy memberikan pandangan terkait hukum yoga dalam Islam. Mohsen menyandang gelar PhD dalam bidang sastra Hadits dari Universitas Leiden, Belanda. Dia adalah mantan manajer eksekutif dan Pemimpin Redaksi Komite E-Dakwah di Kuwait, dan penulis kontributor serta konselor Reading Islam. Ia lulus dari Universitas Al-Azhar dan memperoleh gelar MA dalam bidang sastra Hadits dari Universitas Leiden. Dalam jawaban yang disampaikannya di laman About Islam, dilansir Selasa 22/9, Mohsen mengatakan Muslim lebih baik menghindari yoga jika mempraktikkannya yang berakar pada teologi agama lain. Namun, Muslim diperbolehkan melakukan yoga jika itu dilakukan sebagai salah satu bentuk senam, seperti halnya pilates. "Jika Anda melakukan yoga sebagai salah satu bentuk senam seperti pilates, tanpa terikat pada konsep yang dalam dari praktik yoga, maka Anda diperbolehkan mempraktikkannya," kata Mohsen. Kepala Studi Islam dan Asisten Kepala Sekolah di Langford Islamic College, Australia, Imam Yahya Ibrahim mengatakan terdapat gerakan dan keyakinan yang mendasari yang menghubungkan yoga dengan praktik dan tradisi agama lain yang bertentangan dalam Islam. Menurutnya, yoga adalah suatu bentuk pemujaan yang dilakukan dalam arti spiritual. Dalam hal ini, seseorang yang melakukannya mencari suatu bentuk pencerahan dan mendekatkan diri dengan pernyataan dari chakra dan chi, serta hal-hal lain yang bersifat semacam itu. "Kalau dilakukan dengan tujuan itu, dan bukan sekadar bentuk senam pilates dan senam yoga, tapi sebenarnya ada unsur teologi yang melekat padanya, lebih baik dihindari," kata Imam Yahya dalam penjelasan video di About Islam. Namun, jika gerakan yoga dan peregangan di dalamnya dilakukan tanpa unsur teologi, hal itu menurutnya menjadi gerakan tubuh yang dibolehkan. Ia menekankan untuk memberi perhatian khusus terkait dari mana menerima suatu pelatihan. Banyak tempat memiliki teologi yang mendasarinya dan mereka memiliki kesempatan khusus yang mungkin terdengar seperti gerakan udara. Akan tetapi, pada kenyataannya, mereka memiliki pernyataan yang bermakna dalam teologi dan kepercayaan dalam tradisi agama lain.
Pertanyaan Assalamu 'alaikum wr ingin menanyakan bagaimana hukumnya seorang muslimah olah raga di tempat umum? Saat ini sering diadakan senam bersama dengan menggunakan musik yang Islami dan menggugah semangat kita dan tempatnya terpisah antara laki laki dan wanita. Apakah boleh seorang muslimah ikut?Bolehkah muslimah memakai baju olahraga celana panjang dan atasan kaus selutut, longgar untuk berolahraga di luar kasihWassalamu'alaikumJawaban Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Permasalahan seperti ini memang seringkali mengundang banyak beda pandangan, mulai dari yang agak longgar hingga yang sangat PertamaOpini ini lahir dari para ulama yang berpandangan agak longgar. Mereka biasanya berangkat dari tidak adanya pelanggaran yang fatal atas hal itu. Sebab para wanita sudah mengenakan busana yang menutup aurat, tempatnya sudah terpisah antara laki-laki dan perempuan, sehingga tidak akan ada kekhawatiran untuk timbulnya memandang, bahwa haram itu harus dikembalikan kepada nash-nash yang sharih dan qath'i. Bila terdapat nash-nash yang tegas melarang, bukan merupakan perluasan dari inti masalah, serta nash itu mencapai derajat yang kuat dalam periwayatan, barulah kita bisa mengeluarkan vonis haram atas kita tidak menemukan satu ayat atau hadits yang bisa dijadikan dasar sebagaidalil yang mengharamkan senam massal, termasuk untuk para wanita. Hadits yang mengharamkan wanita berlenggak-lenggok berpakaian seperti telanjang, tidak bisa dijadikan dasar untuk melarang. Karena senam masal wanita ini tidak dilakukan di hadapan para SAW bersabda“Akan ada pada akhir umatku nanti wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, kepala mereka seakan-akan punuk unta, laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka adalah wanita-wanita terlaknat!”Ada dua tafsiran dalam hadits ini tentang maksud berpakaian tapi telanjang. Pertama adalah wanita yang berpakaian tebal akan tetapi ketat sehingga menggambarkan lekuk-lekuk tubuhnya. Kedua adalah wanita yang memakai pakaian lebar akan tetapi transparan sehingga terlihat ketika pakaian senam yang nyaris memenuhi gambaran hadits di atas menjadi tidak berlaku, lantaran dikenakan di area yang tidak ada kalangan ini sepakat mengharamkan bila pakaian seperti ini dikenakan di arena yang terbuka, di mana ada begitu banyak laki-laki ajnabi bisa KeduaSedangkan opini lain tentang masalah ini lahir dariberpandangan para ulama yang agak ketat. Mereka mengharamkan, atau setidaknya memakruhkan, tidak menganjurkan dan hujjah mereka berangkat dari kekhawatiran fitnah yang muncul dari senam masal wanita. Di mana senam ini akan membuat para wanita muslimah berlenggak-lenggok, padahal ada hadits yang mereka untuk melarang senam masal wanita ini juga didasari dari pandangan mereka tentang hukum musik. Mereka biasanya berpandangan bahwa tidak ada konsep musik Islami, sebagaimana tidak ada konsep zina Islami, pelacuran Islami dan sebagainya. Bagi mereka, apapun jenis musiknya dan apapun alatnya, semua kita berhadapan dengan beragam cara pandang dari para ulama. Tentu masing-masing datang dengan pandangan subjektifnya. Selain juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, adat, kebiasaan serta latar belakang semua ulama sepakat bahwa olah raga adalah bagian dari perawatan kesehatan. Dan kesehatan itu penting untuk dijaga, bahkan agama mewajibkan kita untuk hidup kurang sepakat dalam masalah senam sebagai bagian dari jenis olah raga yang boleh dari mereka adayang mengharamkan senam, karena dianggap senam itu sama dengan tarian. Dan tarian itu dianggap sesuatu yang lagi senam itu diiringimusik, maka semakin haramlah hukum senam musik itu dalam pandangan parah lagi, karena senam itu dilakukan oleh para wanita muslimah di tempat umum, meski dipisah antar laki-laki dan perempuan, namun tetap saja masih ada kemungkinan orang yang bukan mahram datang jangan kaget kalau ada pihak-pihak tertentu dari elemen umat ini yang masih agak keberatan dengan adanya senam masal muslimah. Minimal, kita masih akan bertemu dengan banyak pandangan yang saling a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Ahmad Sarwat, Lc
hukum senam dalam islam